TURBA LKSA KABUPATEN SIDOARJO KE KORWIL SELATAN
Diterbitkan pada: 20 September 2026
TURBA FORDA LKSA KABUPATEN SIDOARJO KORWIL SELATAN, BAHAS PERLINDUNGAN DAN PENINGKATAN SKILL ANAK ASUH
Sidoarjo, 20 September 2026 — Forum Daerah (Forda) Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Kabupaten Sidoarjo menggelar kegiatan Turun ke Bawah (Turba) Forda LKSA Kabupaten Sidoarjo Korwil Selatan di LKSA/PA Al Mubarak, Jalan Arjuna RT 04 RW 02, Desa Kebonsari, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo, Ahad (20/9/2026).
Kegiatan tersebut diikuti oleh perwakilan LKSA yang tergabung dalam Korwil Selatan. Wilayah ini menaungi sebanyak 17 LKSA yang tersebar di beberapa kecamatan, yakni Kecamatan Candi, Tanggulangin, Tulangan, Krembung, Porong, dan Jabon.
Kegiatan dibuka oleh Abdul Aziz, Ketua LKSA Korwil Selatan. Dalam forum tersebut dibahas sejumlah hal penting berkaitan dengan pengasuhan, perlindungan, pendidikan, serta peningkatan keterampilan anak-anak yang berada di lingkungan LKSA.
Salah satu perhatian yang menjadi pembahasan adalah meningkatnya pemberitaan mengenai HIV/AIDS di wilayah Sidoarjo. Kondisi tersebut mendorong pengurus LKSA untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap pergaulan anak-anak asuh ketika berada di luar lingkungan asrama.
Para pengurus LKSA dinilai perlu memberikan wawasan dan edukasi yang memadai kepada anak-anak agar mampu memahami risiko pergaulan negatif dan memiliki kemampuan untuk menjaga diri. Karena itu, diperlukan pula keterlibatan narasumber yang kompeten, khususnya yang memahami persoalan tumbuh kembang anak.
Selain perlindungan anak, forum juga membahas pentingnya peningkatan keterampilan anak-anak yang tinggal di asrama. Pendidikan formal di sekolah dan pendidikan keagamaan di lingkungan panti perlu dilengkapi dengan berbagai keterampilan praktis sebagai bekal menghadapi masa depan.
Beberapa keterampilan yang dapat dikembangkan antara lain bahasa Inggris, kemampuan menulis, serta teknologi informasi (IT). Dengan bekal tersebut, anak-anak diharapkan memiliki kemampuan tambahan yang dapat menunjang pendidikan dan kemandirian mereka di masa mendatang.
Forda Dorong Regenerasi Pengelolaan Administrasi APBD
Ketua Forda LKSA Kabupaten Sidoarjo, Kustari, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan Turba merupakan sarana untuk menyampaikan berbagai program Forda kepada seluruh anggota di masing-masing wilayah koordinasi.
“Kegiatan turba ini dilakukan untuk menyampaikan kegiatan Forda kepada semua anggota di masing-masing Korwil agar lebih akrab dan mengena serta mendengarkan masukan.”
Kustari juga menyampaikan sejumlah hal terkait pengajuan bantuan APBD. Ia menganjurkan setiap LKSA mulai memberikan kesempatan kepada generasi muda untuk terlibat dalam proses administrasi, mulai dari pengajuan, pencairan, hingga penyusunan laporan pertanggungjawaban (LPJ).
Menurutnya, keterlibatan generasi muda diperlukan karena proses administrasi saat ini semakin banyak menggunakan sistem online.
Ia juga menegaskan bahwa penentuan penerima bantuan APBD merupakan kewenangan Dinas Sosial Kabupaten Sidoarjo, bukan kewenangan Forda LKSA.
Kustari mengingatkan agar anak yang sudah keluar dari LKSA tidak lagi diajukan sebagai penerima APBD. Hal tersebut penting untuk menghindari persoalan administrasi di kemudian hari.
Selain itu, pengurus LKSA juga diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap tamu yang datang ke lingkungan panti. Hal ini menyusul adanya kekhawatiran terhadap modus penipuan maupun pencurian yang dilakukan oleh orang yang mengaku sebagai donatur.
Di akhir sambutannya, Kustari juga mengingatkan seluruh anggota untuk tidak melupakan kewajiban iuran Forda LKSA.
Dinsos: Pelayanan Surat-Menyurat Bisa Melalui Front Office
Sementara itu, M. Syaiful Hakim, perwakilan Dinas Sosial Kabupaten Sidoarjo, menyampaikan bahwa Dinsos berkomitmen memberikan pelayanan yang terbaik dan mudah kepada masyarakat, termasuk lembaga-lembaga sosial yang berada di bawah pembinaannya.
Terkait administrasi, ia menjelaskan bahwa surat-menyurat, penyerahan proposal APBD maupun LPJ dapat dititipkan melalui Front Office Dinas Sosial Kabupaten Sidoarjo.
Mengenai bantuan APBD, M. Syaiful Hakim menjelaskan bahwa untuk saat ini penambahan kuota penerima belum dapat dilakukan. Namun, masih dimungkinkan adanya pergantian penerima sesuai ketentuan yang berlaku.
Ia juga mengingatkan agar data nama anak dan NIK yang diajukan tidak terjadi duplikasi.
“Penambahan kuota penerima APBD untuk saat ini masih belum bisa, akan tetapi masih bisa untuk pergantian. Untuk nama-nama anak dan NIK yang diajukan jangan sampai sama karena akan menimbulkan masalah.”
Untuk mengetahui informasi mengenai nama anak yang telah menerima APBD, pihak LKSA dapat melakukan konfirmasi kepada Mas Dimas dari Dinas Sosial Kabupaten Sidoarjo.
Ia juga menjelaskan bahwa data pada aplikasi SIPD Bappeda dapat dicek dan diedit oleh pemilik akun masing-masing, dalam hal ini pihak LKSA atau panti asuhan.
Terkait pelayanan BPJS, disampaikan pula bahwa anak-anak panti yang berasal dari luar Kabupaten Sidoarjo diharapkan dapat memasukkan NIK mereka ke dalam KK pengurus LKSA yang bersangkutan sesuai prosedur administrasi yang berlaku.
Dalam sesi tanya jawab, salah satu anggota LKSA Al Mubarak, Aba Nur Salim, mengajukan pertanyaan mengenai mekanisme memasukkan NIK anak yang berasal dari luar Kabupaten Sidoarjo ke dalam administrasi keluarga pengurus LKSA.
Ditutup dengan Doa
Kegiatan Turba Forda LKSA Kabupaten Sidoarjo Korwil Selatan kemudian ditutup dengan sambutan dari H. Sukamto Achmad Rofi’i, perwakilan LKSA Al Mubarak, sekaligus memimpin doa penutup.
Dalam sambutannya, H. Sukamto menyampaikan permohonan maaf apabila dalam penyelenggaraan kegiatan terdapat kekurangan, khususnya dalam memberikan penghormatan dan pelayanan kepada seluruh tamu undangan yang hadir.
Ia juga berharap seluruh LKSA dan panti asuhan se-Kabupaten Sidoarjo senantiasa mendapatkan kemudahan dan keberkahan dari Allah SWT dalam menjalankan amanah pengasuhan dan pelayanan kepada anak-anak.
“Semoga semua LKSA dan panti asuhan se-Kabupaten Sidoarjo diberikan kemudahan dan keberkahan oleh Allah SWT di dalam memberikan layanan pengasuhan kepada anak-anak panti asuhan.”
Kegiatan Turba tersebut menjadi momentum bagi pengurus LKSA di Korwil Selatan untuk mempererat silaturahmi, menyamakan informasi, menyampaikan berbagai persoalan di lapangan, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam memberikan pengasuhan dan pembinaan terbaik bagi anak-anak yang berada di lingkungan LKSA.
Galeri Dokumentasi